Selasa, 05 April 2016

Madrid Fokus Hadapi Wolfsburg

Hujan mengguyur lapangan latihan milik Real Madrid, Valdebebas, di Kota Madrid, Selasa pagi, 5 April 2016. Namun para pemain tak juga beranjak. Mereka tetap berlatih meskipun suhu mencapai 8 derajat Celsius. Cukup dingin. “Kami harus terus berlatih keras,” kata pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane, seperti dikutip Marca, Selasa.

Zidane memang harus tetap menggelar latihan meskipun cuaca sedang tidak ramah dan para pemain masih kelelahan setelah menjalani duel melawan Barcelona pada akhir pekan lalu. Ada agenda yang tak boleh dianggap enteng, yakni terbang ke Jerman untuk meladeni Wolfsburg dalam laga pertama babak perempat final Liga Champions di Volkswagen Arena, Kamis dinihari nanti.

“Saya senang dengan kerja keras mereka dan hasil yang kami dapat di Barcelona,” ucap Zidane. “Ini kemenangan yang penting, karena bisa mendongkrak mental dan kepercayaan diri kami.”

Madrid sukses menekuk Barcelona dengan skor 1-2. Dua gol tim itu dicetak Karim Benzema dan Cristiano Ronaldo. Kemenangan ini bisa menjadi modal besar untuk menghadapi Wolfsburg.

Apalagi performa The Wolves—julukan Wolfsburg—sedang melorot. Klub itu, misalnya, kalah dua kali dalam tiga laga terakhir di semua kompetisi. Terakhir, Wolfsburg dicukur Bayern Leverkusen 0-3.

Selain itu, Real Madrid punya Cristiano Ronaldo yang telah mencetak 13 gol dalam Liga Champions musim ini, membuatnya menjadi pencetak gol terbanyak sementara.

Ronaldo juga punya catatan bagus setiap kali melawan tim Jerman. Secara total, ia telah mencetak 14 gol ke gawang tim-tim Jerman. Bahkan 13 di antaranya dicetak dalam enam pertandingan.

Jadi ia akan menjadi ancaman serius bagi Wolfsburg. Apalagi performa lini belakang tim itu juga sedang babak belur. Wolfsburg kebobolan lima kali dalam tiga laga terakhir.

Tak hanya lini belakang yang rapuh, lini depan Wolfsburg juga payah. Klub itu hanya mencetak dua gol dalam empat laga terakhir. Bandingkan dengan Madrid yang telah mengoleksi sepuluh gol dalam empat laga!

Tak mengherankan jika Madrid berada di atas angin. Madrid lebih difavoritkan dalam laga ini. Gelandang Wolfsburg, Julian Draxler, pun menyadari bahwa timnya kalah level. “Madrid adalah tim besar, dan kami tim kecil. Wajar jika tim itu dijagokan,” tutur Draxler.

Namun Drexler mengingatkan timnya untuk tetap optimistis bisa meraih hasil positif. Apalagi Wolfsburg akan bermain di kandang sendiri. “Kami tidak akan menunggu, karena bertahan saja tidak cukup untuk melawan Real Madrid,” katanya.

Los Blancos—julukan Madrid—tak mau jemawa. Zidane tetap mewanti-wanti para pemainnya untuk waspada. “Karena dalam sepak bola semua bisa terjadi,” ucap Zidane.

Sumber: Tempo

Tidak ada komentar:

Posting Komentar