Jumat, 15 April 2016

Catatan Pasca Drawing Liga Champions

UEFA mengundi empat semifinalis Liga Champions musim 2015-16 di kantornya, Nyon, Swiss, Jumat sore WIB (15/4/2016). Hasilnya; Manchester City bakal menantang juara 10 kali Real Madrid dan Atletico Madrid akan meladeni juara lima kali Bayern Muenchen.

Empat klub akan berebut dua tiket final pada dua leg; 26-27 April dan 3-4 Mei. Adapun partai final akan digelar di stadion kota Milan, Italia, Giuseppe Meazza (San Siro) --kandang AC Milan dan Internazionale Milan, pada 28 Mei. Pemenang semifinal pertama (City vs Madrid) akan bertindak menjadi "tuan rumah" pada partai final.

Itu akan menjadi partai final pertama di Milan sejak 2000-01. Ketika itu, Bayern Muenchen keluar sebagai juara usai menekuk wakil Spanyol, Valencia, 5-4 (1-1, 1-1).

Adapun hasil undian memungkinkan partai final ulangan 2014; Madrid vs Atletico. Saat itu Madrid mencetak tiga gol pada masa babak tambahan sehingga menang 4-1 dan berhak meraih trofi juara untuk ke-10 kalinya (La Decima).

Lalu apa lagi yang bisa dicermati menyambut partai semifinal? Berikut kami hadirkan komentar pasca undian dan sejumlah catatan statistiknya.

Manchester City vs Real Madrid

Madrid belum pernah dikalahkan klub Inggris dalam delapan pertemuan terakhir. Bahkan tiga pertemuan terdahulu, berhasil dimenangi klub ibukota Spanyol itu.

City dan Madrid pernah bertemu sekali; pada babak grup musim 2012-13. Madrid menang 3-2 di Santiago Bernabeu dan menahan 1-1 di Stadion Etihad, Manchester.

City dua kali mengalahkan klub Spanyol, Sevilla, pada musim ini. Pada laga kandang City menang 2-1 dan di kandang Sevilla unggul 3-1.

Pertandingan ini berarti reuni manajer City, Manuel Pellegrini. Pria asal Cile ini pernah menangani Madrid pada musim 2009-10. Pada masa kepelatihan Pellegrini, Madrid antara lain mendatangkan Cristiano Ronaldo dari Manchester United. Pelatih berusia 62 ini kemudian dipecat pada akhir musim lantaran hanya menutup La Liga di posisi runner-up.

Ini akan menjadi pertandingan semifinal pertama City sejak 1971. Mereka berstatus underdogs.

Ini adalah semifinal keenam beruntun bagi Madrid.

Direktur olahraga City, Txiki Begiristain, menyambut gembira pertandingan melawan Madrid. "Kami akan melawan tim dengan gelar juara Liga Champions terbanyak. Tapi kami sudah melaju sejauh ini dan ingin melanjutkan mimpi," ujar eks petinggi klub Barcelona ini.

Catatan statistik menunjukkan bahwa Madrid superioritas atas City. Tapi gelandang Madrid asal Jerman, Toni Kroos, melalui akun Twitter-nya mengatakan pertandingan bakal berat.

Atletico vs Bayern

Selain City, Atletico juga belum pernah menjuarai Liga Champions.

Ini adalah pertemuan kedua Atletico dan Bayern sejak final Piala Champions (nama dan format lama Liga Champions) 1974. Saat itu Bayern keluar sebagai pemenang (juara).

Menurut akun Twitter @OptaFranz, Ini adalah pertemuan antara kesebelasan paling ahli mencetak gol dan paling kuat bertahan pada musim ini. Bayern telah mencetak 28 gol dan Atletico baru kebobolan lima gol.

Atletico belum pernah dikalahkan klub Jerman dalam lima partai kandang terdahulu (4 menang 1 imbang). Kekalahan terakhir Atletico dari klub Jerman adalah 0-1 dari Borussia Dortmund pada babak grup Liga Champions 1996-97.

Atletico baru kalah sekali dalam tujuh pertandingan melawan klub Jerman.

Bayern hanya menang dua kali dari 12 kali lawatan ke Spanyol. Delapan pertandingan di antaranya berakhir dengan kekalahan.

"Atletico bisa menjadi ancaman besar (bagi Bayern). Pertahanan mereka sangat kuat dan kebobolan sedikit gol," ujar mantan kapten Bayern dan Jerman, Lothar Mathaeus.

Sumber: BeritaGar

Tidak ada komentar:

Posting Komentar