Gelandang Manchester City, Samir Nasri, mengaku akan cocok diasuh dengan filosofi permainan yang dipegang Pep Guardiola.
Sebelum Pep Guardiola mengambil alih City dari kepelatihan Manuel Pellegrini awal musim depan, Nasri kembali beraksi di lapangan hijau setelah cukup lama dibekap cedera. Ia berhasil mencetak satu gol ke gawang West Brom Albion. Ia tahu pekan yang tersisa di musim ini akan memiliki dampak terhadap performanya di awal musim depan bersama pelatih baru City.
"Saya adalah tipe pemain untuk filosofinya dan cara bagaimana ia menginginkan tim untuk bermain. Dalam hari pertama pra-musim, saya akan mengobrol dengannya karena saya akan sangat lapar," ujarnya seperti dikutip Daily Mail.
"Tentu saya ingin tinggal. Itulah mengapa saya memperpanjang kontrak saya. Tetapi pada akhirnya saya adalah pemain dan saya ingin bermain. Anda dapat melakukan apapun yang Anda mau, tetapi bila Anda duduk di bangku cadangan Anda tak akan bahagia bahkan bila menandatangani kontrak 25 tahun. Itu tidak berpengaruh," ia melanjutkan.
Nasri tidak akan bermain di laga leg kedua perempatfinal Liga Champions melawan Paris Saint-Germain setelah Pellegrini sudah menunjuk 23 pemain untuk skuadnya. Namun, pemain berusia 28 tahun itu berharap akan kembali bermain di skuad utama bersama Guardiola di musim depan.
"Jika saya tinggal dan bekerja di bawah asuhan Pep Guardiola apabila ia menginginkan saya, saya adalah orang yang beruntung karena saya akan sangat lapar. Saya pernah melawan timnya di masa lalu, dia pantas diberi sanjungan untuk saya," pungkasnya.
Sumber: Inilah.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar