Pep Guardiola belum mau mengubah keputusan untuk "membekukan" status Yaya Toure sebagai pemain Manchester City. Ia justru memberikan ketegasan kalau nasib sang playmaker Pantai Gading sebagai pemain Manchester City akan terancam jika agennya, Dimitri Seluk, tidak meminta maaf secara langsung pada Guardiola.
Persoalan bermula ketika Pep mencopot nama Yaya Toure dari daftar tim yang boleh dibawa untuk menjalani kompetisi Liga Champions, pada September lalu. Seluk marah, menuding Pep bertindak sewenang-wenang sebagai manajer baru di City.
Baca Juga:
- AC Milan Semakin Menderita
- Mou: Pogba Bisa Jadi Bek
- Inter dan Juve Kembali Ke Jalur Juara
- Napoli Incar Jackson Martinez Sebagai Pengganti Milik
"Pep berpikir ia sudah menang segalanya sehingga bebas melakukan apa saja yang ia inginkan. Ia datang sebagai manajer baru di Manchester City dan berlagak seenaknya. Yaya sudah lama membela City. Joe Hart juga. Vincent Kompany juga. Tapi ia masuk dan bilang, ‘Oke, para pemain ini harus diusir seperti anjing'," kata Seluk ketika itu.
Guardiola tersinggung. Ia menuntut Seluk minta maaf secara personal dan terbuka, karena urusan internal klub adalah hak dan wewenang manajer. Akan kacau kalau semua manajer menuruti tuntutan agen pemain.
Kalau Seluk tidak mau minta maaf, Pep menggariskan ultimatum bahwa Yaya Toure tidak akan pernah lagi bermain untuk City. Terlebih kontraknya akan selesai di akhir musim ini, yang berarti Seluk bisa mencarikan klub baru untuk Yaya Toure pada Januari nanti.
"Anda tahu situasi tim terkait Yaya," kata Guardiola dalam konferensi pers di Manchester, menjelang laga kontra Manchester United di ajang Piala Liga Inggris (EFL Cup), Rabu (26/10).
Pertandingan-pertandingan domestik semacam ini biasanya menjadi kesempatan bagi setiap manajer untuk melakukan rotasi. Pasukan inti diistirahatkan demi menjaga kebugaran, sementara para pemain cadangan diberi kesempatan unjuk kebolehan. Pep juga melakukannya dengan mencantumkan nama Kompany dalam daftar skuad, tapi tetap tidak ada Yaya Toure di dalamnya.
"Saya sebenarnya ingin memainkan Yaya. Tapi situasinya tidak mendukung."
Ketika membesut Barcelona pada 2008-2012, Guardiola menjual Yaya Toure ke Manchester City pada 2010. Dalam perkembangannya, Yaya yang sekarang berusia 33 tahun telah menyumbangkan dua gelar Liga Primer, dua gelar Piala Liga, dan satu gelar Piala FA. Ia menorehkan 72 gol dari 276 pertandingan untuk City.
Sumber: Harian Nasional

Tidak ada komentar:
Posting Komentar