Robin Van Persie melakukan hal tak biasa di bursa transfer pemain. Ketika yang lain merasakan nikmatnya ditawar klub-klub elite Eropa, penyerang berusia 32 tahun tersebut justru menawarkan diri ke Barcelona. Van Persie ingin segera pergi dari Liga Turki yang dihuninya selama ini, meski itu artinya cuma menjadi penyerang keempat Barca, di bawak Trio MSN.
Robin Van Persie saat ini masih tercatat sebagai penyerang Fenerbahce. Bahkan di klub tersebut, sang mantan bomber Manchester United mendapatkan gaji yang fantastik. Dalam semusim, RVP memperoleh 15 juta dolar. Hal itu menempatkannya di urutan ke-18 dalam daftar pemain dengan gaji tertinggi versi Forbes.
Namun, gaji bukanlah segalanya. Robin Van Persie disebut-sebut tidak nyaman lagi di Liga Turki. Bukan karena prestasi Fenerbahce, tetapi karena kondisi keamanan di negeri perantauannya. Saat ini Turki mengalami krisis politik menyusul kudeta gagal terhadap presiden Recep Tayyip Erdogan.
Meskipun kudeta dari salah satu faksi dalam militer Turki tersebut gagal, bukan berarti Turki sudah aman. Baru-baru ini, Erdogan mengumumkan keadaan darurat di negaranya selama tiga bulan. Keputusan ini meresahkan Van Persie, yang berancang-ancang untuk mencari klub baru.
Musim dingin lalu, Robin Van Persie sebenarnya sudah menawarkan diri ke Barcelona. Namun klub Catalan tersebut konon tidak menggubris. Kini, Van Persie melakukan hal serupa lagi. Tampaknya, RVP tidak mau ambil pusing meski kesempatannya bermain di Barca sangat terbatas. Mengingat, klub tersebut sudah memiliki Lionel Messi, Luis Suarez, hingga Neymar.
Namun Barcelona bakal sangat keberatan dengan gaji mahal yang harus dipenuhi untuk RVP. Selain itu klub Catalan baru saja mengangkat Denis Suarez ke tim utama. Ditambah dengan Munir El Haddadi, tampaknya Barca akan lebih memprioritaskan para jebolan klub mereka daripada harus bertaruh dengan mempercayai penyerang-penyerang lain.
Di sisi lain, Fenerbahce sendiri tidak berminat untuk menjual Van Persie. Meski gosip terus beredar, klub Turki tersebut menyatakan, ‘semua spekulasi’ tentang RVP tidaklah benar.
Sumber: Sidomi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar